PDA

View Full Version : [FanFic] REVENGE!



Roborovski
05-17-2012, 01:06 PM
Newbie mau numpang bikin cerita nih :D
Karena juga sibuk dengan RL, jadi ane update cerita nya 4-7 hari

buat perkenalan tokoh, ane update setiap cerita update hehe


Daftar isi
Chapter 1 : Intro (http://forum.travian.co.id/showthread.php?28566-FanFic-REVENGE!&p=1136463&viewfull=1#post1136463)
Chapter 2 : Perpisahan yang tak diinginkan (http://forum.travian.co.id/showthread.php?28566-FanFic-REVENGE!&p=1138661&viewfull=1#post1138661)

Bonus
Tokoh dalam cerita (http://forum.travian.co.id/showthread.php?28566-FanFic-REVENGE!&p=1138668&viewfull=1#post1138668)


Jangan lupa di vote bro

kalo bisa di rating and send yg ijo2 http://www.laymark.com/l/m/m207.gif (http://www.laymark.com)

Roborovski
05-17-2012, 01:08 PM
Chapter 1. Intro
Dahulu, ada sebuah desa suku galia yang hidup sangat damai. Disana terdapat satu keluarga pejuang yang mendapat pangkat sebagai komandan tertinggi pasukan kuda tercepat galia, Theutates Thunder. Komandan tersebut bernama Zerf. Zerf mempunyai seorang istri yang sangat cantik yang menjadi primadona desa. Dari istrinya tersebut, Zerf mendapatkan 3 orang anak laki-laki, Rafer, Rizagh, dan Raffel.

Rafer, anak tertua dari 3 bersaudara yang sudah berumur 10tahun. Sejak Rafer berumur 8tahun, ayahnya Zerf telah mengajari Rafer seni perperangan. Sehingga, Rafer telah di bekali dasar untuk menjadi seorang prajurit di desa nya tersebut.

Rizagh, anak kedua dari Zerf sang komandan tertinggi pasukan kuda di desa suku galia. Rizagh yang masih berumur 8 tahun, terpaut 2 tahun di bawah Rafer sang kakak, trmasuk salah satu anak yang pendiam. Sering berada di rumah. Daripada bermain bersama teman sebaya nya, Rizagh lebih sering menghabiskan waktu dengan membaca buku-buku yang di beli dari pedagang keliling.

Dan yang terakhir Raffel balita yang baru belajar berjalan yang masih berumur 1,5 tahun. Raffel merupakan anak yang aktif. Dia sangat senang memainkan kuda kayu buatan ayahnya. Sepertinya darah komandan pasukan kuda tersebut telah menurun kepada Raffel.




Bagaimana cerita selanjutnya? Voting dulu bro hehe

Novaya Eric
05-17-2012, 02:31 PM
Chapter 1. Intro
Dahulu, ada sebuah desa suku galia yg hidup sangat damai. Disana terdapat satu keluarga pejuang yg mendapat pangkat sebagai komandan tertinggi pasukan kuda tercepat galia, Theutates Thunder. Komandan tersebut bernama Zerf. Zerf mempunyai seorang istri yg sangat cantik yg menjadi primadona desa. Dari istrinya tersebut, Zerf mendapatkan 3 orang anak laki-laki, Rafer, Rizagh, dan Raffel.

Rafer, anak tertua dari 3 bersaudara yg sudah berumur 10tahun. Sejak Rafer berumur 8tahun, ayahnya Zerf telah mengajari Rafer seni perperangan. Sehingga, Rafer telah di bekali dasar untuk menjadi seorang prajurit di desa nya tsb.

Rizagh, anak kedua dari Zerf sang komandan tertinggi pasukan kuda di desa suku galia. Rizagh yg masih berumur 8 tahun, terpaut 2 tahun di bawah Rafer sang kakak, trmasuk salah satu anak yg pendiam. Sering berada di rumah. Daripada bermain bersama teman sebaya nya, Rizagh lebih sering menghabiskan waktu dengan membaca buku-buku yg di beli dari pedagang keliling.

Dan yg terakhir Raffel balita yg baru belajar berjalan yg masih berumur 1,5 tahun. Raffel merupakan anak yg aktif. Dia sangat senang memainkan kuda kayu buatan ayahnya. Sepertinya darah komandan pasukan kuda tsb telah menurun kpd Raffel.




Bagaimana cerita selanjutnya? Voting dulu bro hehe

Lumayan Gan ! Awal yang bagus, gw suka gaya loe !!
Lanjuut Gan..,.. Cendol meluncur dari roket gw !!

Tips : Perpanjang 3x lagi tiap Chapter'ea gan,....

maderpaker
05-17-2012, 02:32 PM
nice story . cute

Roborovski
05-17-2012, 04:26 PM
Lumayan Gan ! Awal yang bagus, gw suka gaya loe !!
Lanjuut Gan..,.. Cendol meluncur dari roket gw !!

Tips : Perpanjang 3x lagi tiap Chapter'ea gan,....
sippp. besok udah update chapter 2. semoga gak sibuk hehe


nice story . cute
kyaaaaa~ wkkwkw
rate dong oom :D

Vonum
05-17-2012, 07:37 PM
Mungkin agak pedas, tapi demi kebaikanmu. Cerita yang ditulis dengan banyak menyingkat kata (contoh: yg, kpd, tsb) memberikan kesan bahwa penulisnya adalah pemalas.

Roborovski
05-17-2012, 08:43 PM
Mungkin agak pedas, tapi demi kebaikanmu. Cerita yang ditulis dengan banyak menyingkat kata (contoh: yg, kpd, tsb) memberikan kesan bahwa penulisnya adalah pemalas.

hahaha. makasi masukan nya oom. ane perbaiki di chapter berikutnya :D

aldiman
05-17-2012, 09:17 PM
hahaha. makasi masukan nya oom. ane perbaiki di chapter berikutnya :D

Kenapa. Ga di perbaikin dulu aja sebelum melanjutkan ke chapter yang berikutnya? -_-

Roborovski
05-17-2012, 10:27 PM
Kenapa. Ga di perbaikin dulu aja sebelum melanjutkan ke chapter yang berikutnya? -_-

udah kok oom. cuma kata "yang" dg kata "tersebut" :D

Akilina
05-17-2012, 11:07 PM
Chapter 1. Intro
Dahulu, ada sebuah desa suku galia yang hidup sangat damai. Disana terdapat satu keluarga pejuang yang mendapat pangkat sebagai komandan tertinggi pasukan kuda tercepat galia, Theutates Thunder.


Rizagh, anak kedua dari Zerf sang komandan tertinggi pasukan kuda di desa suku galia.

Kadang perulangan memang diperlukan untuk mengingatkan pembaca akan latar belakang cerita, akan tetapi penggunaannya harus dengan jarak yang berjauhan agar tidak terkesan sebagai filler/pengisi saja.



Dan yang terakhir Raffel balita yang baru belajar berjalan yang masih berumur 1,5 tahun. Raffel merupakan anak yang aktif. Dia sangat senang memainkan kuda kayu buatan ayahnya. Sepertinya darah komandan pasukan kuda tersebut telah menurun kepada Raffel.

Akan lebih mengena jika dibiarkan pembaca yang menarik kesimpulan tersebut, atau jika penulis memang ingin memastikannya, gunakan salah satu karakter untuk membuat pernyataan yg menekankan hal tersebut.

thE Gre@tZ cUgIL
05-17-2012, 11:24 PM
pesimis ama fanfic di forum travi.
cuma 1 yang udah selese ampi abis, tamat, titik, End, pokoknya selese.

kira2 @TS yakin bisa nyelesain fanfic ini g ??

=======
untuk sementara masih terlalu pendek, belom bisa ngasih komen apapun.

PS : kalo udah chapter 3/bag 3 ato 3x post tentang ceritanya (dan g pendek2) rasanya baru bisa memilih voting di atas.

Roborovski
05-18-2012, 01:41 PM
Kadang perulangan memang diperlukan untuk mengingatkan pembaca akan latar belakang cerita, akan tetapi penggunaannya harus dengan jarak yang berjauhan agar tidak terkesan sebagai filler/pengisi saja.




Akan lebih mengena jika dibiarkan pembaca yang menarik kesimpulan tersebut, atau jika penulis memang ingin memastikannya, gunakan salah satu karakter untuk membuat pernyataan yg menekankan hal tersebut.

makasi masukannya om :D


pesimis ama fanfic di forum travi.
cuma 1 yang udah selese ampi abis, tamat, titik, End, pokoknya selese.

kira2 @TS yakin bisa nyelesain fanfic ini g ??

=======
untuk sementara masih terlalu pendek, belom bisa ngasih komen apapun.

PS : kalo udah chapter 3/bag 3 ato 3x post tentang ceritanya (dan g pendek2) rasanya baru bisa memilih voting di atas.

mudah-mudahan bisa selesai oom. ane udah bkin alur cerita kasar nya. tinggal pelengkapan dalam cerita. dan kalo gak terlalu sibuk di RL, ane bisa lanjutin bkinnya :D

thE Gre@tZ cUgIL
05-19-2012, 03:21 PM
mudah-mudahan bisa selesai oom. ane udah bkin alur cerita kasar nya. tinggal pelengkapan dalam cerita. dan kalo gak terlalu sibuk di RL, ane bisa lanjutin bkinnya :D

sip lah.
kalo ternyata ceritanya seru tapi berenti di tengah jalan. w bata lo ya :D
males gw, tiap ada fanfic seru malah stop -.-"
bikin penasaran

Novaya Eric
05-19-2012, 08:40 PM
sip lah.
kalo ternyata ceritanya seru tapi berenti di tengah jalan. w bata lo ya :D
males gw, tiap ada fanfic seru malah stop -.-"
bikin penasaran

Iya nih, Cuma Om Elmiv Yang gw tau sampe END Fanfic'nya....

Roborovski
05-20-2012, 11:59 AM
sip lah.
kalo ternyata ceritanya seru tapi berenti di tengah jalan. w bata lo ya :D
males gw, tiap ada fanfic seru malah stop -.-"
bikin penasaran
sip oom. kalo ada wktu ane update trs :D

Novaya Eric
05-20-2012, 04:18 PM
sip oom. kalo ada wktu ane update trs :D

Ayo atuh... digarap lagi Chapter'nya... :)

Roborovski
05-21-2012, 10:16 PM
asik. tiba saatnya ane update lagi ceritanya :D
disini ane bikin agak panjang sesuai req oom semua. mudah2n bisa memuaskan wkkw

ane kasih judul

Chapter 2. Perpisahan yang tak di inginkan

Desa suku galia yang tentram dan damai. Dengan pasukan pejuang yang memiliki kekuatan bertahan yang terbilang kuat, dan pasukan penyerang tercepat sejagat raya. Tiba-tiba terusik oleh kehadiran penyerangan suku teuton. Warga desa panik. Para pejuang segera membentuk barisan pertahanan untuk melawan pasukan penyerang, teuton. Sang komandan pasukan phalanx, anti infantry dari suku galia, segera membentuk barisan pertahan pertama di depan gerbang desa. Barisan kedua di isi oleh pasukan kuda bertahan galia, yang di namakan Haeduen. Dari tower pengintai dari depan gerbang desa, hanya terlihat barisan depan pasukan infantry terkuat teuton, axeman. Tanpa meremehkan, pasukan phalanx segera bersiap-siap. Dilihat dari kejauhan, hanya terlihat pasukan infantry. Akhirnya pasukan penyerang telah sampai di gerbang desa. Memang pertempuran antara axeman dan phalanx di menangkan oleh pasukan phalanx dari galia. Tiba-tiba para defender dari suku galia di kagetkan oleh beribu-ribu pasukan berkuda terkuat teuton, yakni pasukan teutonic knight dari belakang pasukan axeman. Pasukan phalanx yang menjadi baris pertahanan pertama langsung tewas di tangan para teutonic knight. Pasukan Haeduen segera melanjutkan sisa-sisa perjuangan dari pasukan phalanx.

Sang komandan tertinggi pasukan Theutates Thunder yang melihat kekalahan baris pertama pertahanan akhirnya memutuskan bahwa pasukan TT ikut dalam pertahanan melawan para penyerang. Sang komandan tau, bahwa pasukan TT tidak pernah di latih untuk menjadi pasukan bertahan. Tapi di karenakan kekalahan besar di desa, maka pasukan TT ikut dalam pertahanan.

Kembali ke lapangan pertempuran. TK (teutonic knight, red) telah mendominasi peperangan. Pasukan Haeduen yang menjadi pasukan deff terkuat teuton juga ikut musnah di tangan para TK. Di karenakan jumlah TK jauh lebih besar dari pasukan Haeduen. Akhirnya tibalah saatnya pasukan TT ikut bertarung melawan pasukan TK. Sang komandan, Zerf, berada pada posisi paling belakang. Untuk melihat sisa-sisa penduduk yang tertinggal. Catapult dari pasukan teuton yang letaknya jauh dari pasukan TK juga telah menembak kan peluru batu nya ke rumah-rumah penduduk. Alhasil bgtu byk warga yg tidak berdosa ikut mati dalam peperangan kali ini. Zerf tetap memastikan keluarga yang di cintai nya agar selamat dari peperangan ini. Tapi apa hendak di kata, ternyata rumah tempat berlindung para keluarga nya malah hampir ambruk oleh batu dari catapult para teuton. Sementara pasukan TT mulai berjatuhan oleh pasukan TK. Zerf segera meninggalkan pasukan untuk menyelamatkan keluarganya.

Dengan perjuangannya, bangunan yang menutupi jalan keluar dari rumahnya akhirnya terbuka oleh Zerf. Dilihat oleh Zerf, istri yang sangat di cintai nya telah tewas tertimpa bangunan untuk menyelamatkan anak-anak nya.

“Ayaaaaahh… “ teriak ketiga anaknya.
“Syukurlah kalian selamat putraku” jawab Zerf dg terisak.
“Tapi ibu yah.. Ibu telah berkorban demi kami yah” Rafer menesteskan air mata tak henti nya.
“Ayah tau nak. Sekarang kalian bertiga harus lari dari sini. Kalian lah calon penerus dari dari desa kita. Ayah harus bertempur untuk menyelamatkan desa kita. Pokok nya kalian harus hidup. Ingat itu anak-anak ku.” Zerf juga ikut meneteskan air mata nya.
“Baik yah. Kami akan lari. Tapi ayah harus janji agar tetap hidup untuk melindungi kami yah.” Rafer melanjutkan.
“Ayah tidak janji nak. Yang penting kalian semua selamat” Tutur Zerf
“Baik yah. Ayo saudara ku. Kita harus lari sini. Selamat tinggal Ibu. Semoga ayah selamat dari peperangan.” Jawab Rafer.
“Kalian selamatkan dulu diri kalian nak” lanjut Zerf.

Akhirnya Rafer dan saudaranya segera keluar dari rumahnya. Sementara Zerf kembali ke medan pertempuran. Zerf melihat pasukan TT yang di pimpinnya telah mengalami kekalahan besar. Dengan sisa pasukan yang tinggal sekitar 50orang, Zerf segera memerintahkan semua pasukan untuk melarikan diri. Sementara Zerf sendiri akan bertempur melawan pasukan TK. Tapi apa daya, kuda-kuda dari pasukan TK jauh lebih terlatih. Pertempuran tetap di lanjutkan. Cuma beberapa menit, pasukan yang di pimpin oleh Zerf telah hancur. Kemenangan sudah berada di tangan pasukan TK. Pasukan TK segera berkeliling desa untuk mengambil barang-barang berharga dari desa suku Galia. Pimpinan pasukan TK, Dork, berkeliling desa. Tiba-tiba, di balik semak-semak dia melihat 3 bocah yang tak lain adalah anak dari pimpinan pasukan TT. Rafer, Rizagh, dan Raffel terkejut ketika melihat pimpinan pasukan TK yang kelihatan sangat garang tersebut. Tiba-tiba, Raffel yang masih balita segera berdiri dan mengambil ranting di sekitar nya dan langsung mengarahkan ke muka Dork pimpinan pasukan TK. Rafer dan Rizagh yang melihat hal tersebut segera ketakutan. Tiba-tiba Dork segera menarik pedang yang masih bersimbah darah lawannya dan menghunuskan ke leher Raffel. Rafer dan Rizagh segera lari ketakutan meninggalkan Raffel. Dork melihat Raffel tetap mengarahkan ujung ranting ke muka Dork. Dork tersenyum melihat keberanian Raffel. Dan dengan entengnya, Dork segera mengangkat Raffel yang masih balita ke kuda nya.

“Hey komandan, apa yang anda temukan?” tutur salah seorang pasukan TK
“Lihat, apa yang saya temukan ini hahaha.” Jawab Dork
“Seorang bocah? Untuk apa bocah itu oleh anda komandan?” jawab pasukan TK yg lainnya
“Dia sangat berani. Akan ku angkat dia menjadi anak ku hahaha.” Jawab Dork
“Apa anda yakin komandan?” Tanya pasukan TK tadi
“Ya. Saya sangat yakin. Akan saya didik dia supaya menjadi komandan pasukan kita hahahaha.” Jawab Dork

Rafer dan Rizagh yang melihat dari kejauhan sangat terkejut dengan apa yang telah mereka lihat. Raffel, adik mereka yang paling kecil akan di bawa oleh pasukan teuton.

“Kakak, kenapa kita meninggalkan Raffel tadi?” Tanya Rizagh dengan terisak
“Saya tidak tahu. Saya bingung. Saya juga ketakutan.” Jawab Rafer
“saya juga demikian kak” Lanjut Rizagh
“Apa yang harus kita lakukan sekarang?” Tanya Rafer
“Saya tidak tahu kak” jawab rizagh

Akhirnya tanpa berbuat apa-apa, Rafer dan Rizagh Cuma bisa menatap Raffel dan barang-barang berharga yang di bawa oleh Dork, komandan pasukan TK dan pasukannya. Kekalahan besar dan kehancuran suku galia telah di rasakan oleh mereka. Rafer dan Rizagh sangat dendam dengan pasukan teuton yang telah membunuh orang tua nya dan telah membawa adik mereka satu-satu nya.

Bagaimanakah nasib Raffel yang dibawa oleh Dork, komandan dari pasukan musuh yang telah membunuh ayah nya? Lalu bagaimana dengan nasib dari sisa-sisa suk galia yang telah di hancurkan oleh suku teuton? pantengin terus Fanfic ane :D

Chapter 2 SELESAI~

Roborovski
05-21-2012, 10:33 PM
Perkenalan tokoh

Rafer : Tokoh utama dalam cerita. Merupakan anak pertama dari komandan pasukan Theutates Thunder dari suku galia yang sudah di ajari ilmu berperang dari umur 8tahun
Rizagh : Tokoh utama dalam cerita. Anak kedua dari komandan pasukan TT dari suku galia. Termasuk anak yang pendiam dan jarang bergaul
Raffel : Tokoh utama dalam cerita. Anak ketiga dari komandan pasukan TT dari suku galia. Anak yang aktif dan memiliki bakat seorang pejuang
Zerf : Komandan pasukan TT dari suku galia. Ayah dari 3 bersaudara. Seorang ayah yang sangat mencintai keluarga nya.
Dork : Komandan pasukan Teutonic Knight dari suku teuton.


Update sesuai dengan cerita yang keluar :D

Novaya Eric
05-22-2012, 04:23 PM
PadahAl Introduce disimpen di depan aja bro, biar orang gampang baca'ea :)

Ok, lanjut bro

Pande
05-22-2012, 09:30 PM
ayo lanjut.. dah ane kirim cendol biar semangat :D

Roborovski
05-22-2012, 10:32 PM
PadahAl Introduce disimpen di depan aja bro, biar orang gampang baca'ea :)

Ok, lanjut bro
kmren ane lupa oom :D jadi ane putusin taro di 1 post biar rapi di depannya tq cendol oom. semangat nih :D


ayo lanjut.. dah ane kirim cendol biar semangat :D
sippp tq oom. jadi makin semangat :D

Pande
05-23-2012, 01:49 PM
ayo2.. mana nih kelanjutannya :D